Tuesday, 13 December 2011

RANGKUMAN KHOTBAH KKR PDT. DR. STEPHEN TONG, HARIKE-4, MINGGU 11 DESEMBER 2011 DI GBK

"Yesus datang ke dalam dunia menjadi titik kontak antara surga dan bumi, Yesus datang ke dalam dunia menjadi titik pertemuan antara Allah dengan manusia, antara surga yang mutlak dengan dunia yang relatif, antara Allah yang suci dan dunia yang najis! Karena itulah ada kemungkinan bagi manusia untuk kembali kepada Allah, melalui Pengantara satu-satunya yaitu Kristus!" 

"Mengapa begitu bodoh mempertanyakan siapa yang menciptakan Allah? Kalau dia dicipta, pasti dia bukan Allah, kalau Dia Allah, pasti Dia tidak dicipta, Dia adalah Pencipta!"

"Mengatakan Allah adalah ciptaan berarti menggabungkan, mencampuradukkan Pencipta dan yang dicipta, sama seperti jikalau engkau menanyakan ’lingkaran punya berapa segi?’ Mengapa engkau menerima pikiran-pikiran yang terkesan pintar tetapi sebenarnya sangat bodoh?"

"Allah adalah Allah yang esa, yang sempurna, yang hidup, yang benar, yang ada pada diri dr kekal sampai kekal. Sebelum segala sesuatu dicipta Dia sudah ada dan Dia adalah Kasih. Kalau begitu, Dia mengasihi siapa? Pertanyaan ini hanya dapat dijawab jika kita kembali pada Kitab Suci!"

"Allah adalah Kasih, karena di dalam diri Allah ada tiga pribadi: Bapa, Anak, Roh Kudus, maka Allah Bapa mengasihi Allah Anak, Allah Anak mengasihi Allah Roh Kudus, Allah Roh Kudus mengasihi Allah Bapa. Di dalam diri Allah yang self-existing itulah ada saling mengasihi yang sempurna dari kekal sampai kekal!"

"Hanya dicipta tidak cukup: Semua orang dicipta, sudah dicipta lalu berdosa, maka perlu langkah kedua, kita perlu ditebus kembali. Creation is not enough, we need redemption! Kecuali engkau mendapatkan pengampunan dari Tuhan Yesus Kristus, engkau tidak akan keluar dari kemelut keberdosaanmu!"
"Ketika kita dicipta, kita mendapat hidup yang dicipta. Ketika kita ditebus, kita mendapat hidup yang kekal!"

"Kasih tidak mungkin berasal dari diri manusia karena manusia hanya dicipta oleh Tuhan. Dan Dia memberi kita kebenaran di dalam kitab suci bahwa Dia adalah Kasih. Allah bukan sja mempunyai kasih, Allah itu Kasih adanya. God is Light, God is Life, God is Love."

"Adam dan Hawa meragukan perkataan Allah dan mendengarkan perkataan iblis. Iblis mengatakan kalau mereka melakukan apa yang dilarang Allah mata mereka akan celik, dan memang mata mereka celik, perkataan Iblis benar bukan? Tetapi setelah celik apa yang mereka lihat? Mereka tidak lagi melihat Tuhan Allah! Setelah mencapai tujuan, iblis langsung mundur dan tidak terlihat lagi, inilah tipu daya iblis!" 

"Kita berada di dalam zaman akhir, di dalam zaman penipuan, zaman pemberontakan pada Tuhan Allah. Orang akan bosan pada firman Tuhan yang sejati lalu bangkitkan nabi-nabi palsu. Sampai kapan engkau mau ditipu iblis? Sampai kapan engkau mau merasa engkau lebih pintar dari iblis?"

"Setan tidak pernah dagang rugi! Investasi iblis akan mendapat imbalan jauh lebih besar daripada apa yang dikorbankan!! Tahu tidak, setan sudah mempunyai pengalaman menipu manusia beribu-ribu tahun? Siapa yang bisa melawan kuasa iblis kecuali Tuhan Yesus Kristus...?"

"Manusia berdosa menutup diri dengan tipu daya, dengan pendidikan, seperti segala sesuatu sudah beres. Kebudayaan hanya seperti daun-daun yang menutup sebentar apa yang menjadi hal yang mempermalukan kita, tetapi tidak membereskan persoalan dosa kita. Bukan ‘daun’ yang bisa menudungi dan membereskan dosamu! Allah mengalirkan darah binatang dan mengambil kulitnya untuk menutup tubuh Adam dan Hawa. Tanpa penumpahan darah, tidak ada pengampunan dosa!"

"Cinta Tuhan adalah cinta yang ajaib, karena Dia mencintai yang tidak patut dicintai. Semua orang ingin mencintai yang lebih mulia, yang lebih kaya, yang lebih hormat, inilah ketamakan manusia. Engkau mencintai Tuhan itu wajar, karena Tuhan itu paling sempurna, paling mulia dan kekal. Tetapi saya mau tanya, mengapa Tuhan harus mengasihi engkau? Apakah nilaimu? Inilah cinta yang ajaib itu!"

"Cinta kasih Allah adalah cinta yang mengorbankan diri! Cinta yang mengorbankan diri adalah cinta yang menggenapkan yang lain. karena cinta-Nya pada kita, Yesus Kristus sendiri harus dikirim dan dikorbankan! Adakah cinta kasih yang lebih besar daripada ini?"

"Mengapa Yesus berkata, “Allah-Ku mengapa Engkau meninggalkan Aku?” Tidak ada jawaban dari Sorga. Mengapa? Karena pertanyaan ini bukan Bapa yang harus menjawab, tetapi kita. Engkau dan saya sadar bahwa Bapa meninggalkan Yesus untuk menyelamatkan kita. Siapakah engkau sehingga menolak panggilanNya yang begitu mulia dan penuh dengan pengorbanan?"

"Cinta Tuhan adalah cinta yang selama-lamanya. Engkau pernah meninggalkan Tuhan? Tuhan berkata biarpun engkau melupakan Aku, Aku tidak melupakan engkau! Tetapi Tuhan memanggil supaya kita bertobat, supaya kita kembali kepada Dia. Anak-anakku, kembalilah kepada Tuhan! Dia mati di atas kayu salib bagimu, mengapa engkau tidak berani maju ke depan bagi Dia…?"

No comments:

Post a Comment